iLearning OK!!!

Just another iMe (iLearning Media) site

By

Memory Management

TUGAS KELOMPOK
Ricky juliawan -1333474807
Ahmad fauzi – 1333476040
Ghozie Qurrota A’yun Sofianza – 1333475852
Iqbal fadhilah – 1312477408

MANAJEMEN MEMORI
Menejemen memori di bagi menjadi 2 yaitu :

a. Menejemen memori statis
Dengan pemartisian statis, jumlah, lokasi dan ukuran proses dimemori tidak beragam sepanjang waktu secara tetap.

Menejemen memori dinamis
Dengan pemartisian dinamis, jumlah, lokasi dan ukuran proses memori dapat beragam sepanjang waktu secara dinamis.

1. Manajemen memori berdaasar alokasi memori:
a. Alokasi memori berturutan
Alokasi memori secara berturutan adalah tiap proses menempati satu blok tunggal memori yang berturutan

Keunggulan :

Sederhana
Tak terbentuk lubang lubang memori bersebaran
Proses dapat dieksekusi lebih cepat
Kelemahan:

Dapat memboroskan memori
Tidak dapat memuatkan proses jika tidak ada satu blok memori yang mencukupi

b. Alokasi memori tak berturutan
Program dibagi menjadi beberapa blok atau segmen. Blokblok program ditempatkan di memori dalam potonganpotongan tanpa perlu saling berdekatan. Teknik ini biasa digunakan pada system memori maya sebagai alokasi pagepage dilakukan secara global.

Keunggulan:

Sistem dapat memanfaatkan memori utama secara lebih efisien
System operasi masih mampu memuatkan proses bila jumlah total lubanglubang memori cukup untuk memuat proses yang akan dieksekusi
Kelemahan:

Pengendalian lebih rumit dan sulit
Kemungkinan terjadi banyak lubang memori yang tak terpakai bersebaran
2. Manajemen memori berdasarkan keberadaan
a. Manajemen memori dengan swapping
Manajemen memori dengan pemindahan citra proses antara memori utama dengan disk selama eksekusi.

b. Manajemen memori tanpa swapping
Manajemen memori tanpa pemindahan citra proses antara memori utama dengan disk selama eksekusi

3. Manajemen memori tanpa swapping
Terdiri dari :

a. Monoprogramming
Monoprogramming sderhana tanpa swapping merupakan manajemen memori sederhana. Sistem computer hanya mengijinkan satu program pemakai berjalan pada satu waktu. Semua sumber daya sepenuhnya dikuasai proses yang sedang berjalan.

Ciriciri:

Hanya satu proses pada satu saat
Hanya satu proses menggunakan semua memori
Pemakai memuatkan program ke seluruh memori dari disk/tape
Program mengambil alih kendali seluruh mesin
Karena hanya terdapat satu proses dan menguasai seluruh sistem maka alokasi memori dilakukan secara berturutan

Embedded system

Teknik monoprogramming masih dipakai untuk sistem kecil yaitu system tempelan (Embedded sitem) yang terdapat pada system lain. Sistem tempelan menggunakan mikroprosessor kecil. Sistem ini biasanya mengendalikn suatu alat sehingga bersifat intelejen(intelejentdevice) dalam menyediakan satu fungsi spesifik.

Proteksi pada monoprogramming sederhana

Pada monoprogramming pemakai memiliki kendali penuh terhadapmemori utama.Memori terbagi menjadi 3 bagian , yaitu

Bagian rutin system operasi
Bagian program pemakai
Bagian yang tidak digunakan
Masalah proteksi di monoprogramming adalah cara untuk melindungi
rutin system operasi dari penghancuran program pemakai. Program
pemakai dapat tersesat sehingga memanipulasi atau menempati ruang
memori rutin system operasi. Aktivitas ini dapat merusak system operasi.
Proteksi diimplementasikan dengan menggunakan satu register batas di
processor. Setiap kali program pemakai mengacu alamat memori
dibandingkan dengan register batas untuk memastikan proses tidak
pemakai tidak merusak system operasi, yaitu tidak melewati nilai register
batas.

Register batas berisi alamat memori tertinggi yang dipakai system operasi.Jika program pemakai mencoba memasuki system operasi, instruksi diintersepsi dan job diakhiri dan diberi pesan kesalahan.

b. Multiprogramming dengan pemartisian statis
Alasan penggunaan multiprogramming:

Mempermudah programmer
Agar dapat memberikan layanan interaktif ke beberpapa orang secara
simultan

Efisiensi penggunaan sumber daya
Eksekusi lebih mudah jika proses besar dipecah menjadi beberapa proses kecil
Dapat mengerjakan sejumlah job secara simultan
Strategi penempatan program ke paritisi

a. Strategi penempatan pada pemartisian menjadi partisi-partisi berukuran

sama.Penempatan proses ke memori dilakukan secara mudah karena dapat dipilih sembarang partisi yang kosong.

b. Strategi penempatan pada pemartisian menjadi partisi-partisi berukuran

berbeda.

Relokasi.

Adalah masalah penempatan proses sesuai alamat fisik sehubungan alamat partisi memori dimana proses ditempatkan. Proses dapat ditempatkan pada partisi-partisi berbeda menurut keadaan sistem saat itu. Pengalamatan fisik secara absolut untuk proses tidak dapat dilakukan.

Proteksi pada Multiprogramming

Masalah proteksi pada banyak partisi dengan banyak proses di satu system secara bersamaan dikhawatirkan proses menggunakan atau modifikas idaerah yang dikuasai proses lain.Pada komputer IBM 360 membagi memori menjadi blok-blok,tiap blok ditambah 4 bit kode proteksi. Proses juga mempunyai PSW (programstatus Word) yang antar lain berisi status proteksi. Status proteksi berisi 4bit yang merupakan kunci dalam pengasesan memori.Proses hanya diijinkan mengakses blok blok memori yang berkode proteksi sama dengan kode proteksi yang dimiliki PSW proses.Solusi lain adalah dengan base register dan limit register. Base register diisi alamat awal partisi dan limit register diisi panjang partisi. Setiap alamat yang dihasilkan secara otomatis ditambah dengan nilai base register.Instruksi yang mengacu pada alamat yang melebihi limit register akan menimbulkan trap yang memberi tahu system operasi bahwa telah terjadi pelanggaran akses memori.

Fragmentasi pada pemartisian statis

Fragmentasi internal, yaitu proses tidak mengisi penuh partisi yangtelah ditetapkan untuk proses
Fragmentasi eksternal, partisi dapat tidak digunakan karena ukuranpartisi lebih kecil dibandingkan ukuran proses yang menunggu diantrian, sehingga tidak digunakan.

4. Menejemen memori pada multi programming
Multiprogramming dengan swapping.

Pada sistem batch, organisasi memori dengan pemartisian tetap telah efektif. Selama jumlah proses yang terseduan dapat membuat pemroses sibuk, tak ada alasaan menggunakanan teknik lebih rumit. Pada sistem timesharing, situasinya berbeda, umumnya terdapat lebih banyak proses dibanding memori yang tersedia untuk memuat seluruh proses. Dengan demikian perlu menyimpan proses-proses yang tidak termuat ke disk. Untuk menjalankan proses-proses yang akan dieksekusi, proseproses itu harus telah masuk memori utama. Pemindahan proses dari memori utama ke disk dan sebaliknya di sebut swapping. Dengan swapping, multiprogramming pada sistem time sharing dapt ditingkatkan kinerjanya yaitu dengan memindah proses-proses blocked ke disk dan hanya memasukkkan proses-proses ready ke memori utama. Beragam masalah harus diatasi multiprogramming dengan swapping, antara lain :

a. Pemartisian secara dinamis.

b. Strategi pencatatan pemakaian memori.

c. Algoritma penempatan proses ke memori.

d. Strategi penempatan ruang swap pada disk.

Multiprogramming dengan pemartisian dinamis

Pemartisian statis tidak menarik karena terlalu banyak diboroskan proses-proses yang lebih kecil dibanding partisi yang ditempatinya. Dengan pemartisian dinamis maka jumlah, lokasi dan ukuran proses di memori dapat beragam sepanjang waktu secara dinamis. Proses yang akan masuk ke memori segera dibuatkan paritisi untuknya sesuai kebutuhannya. Teknik ini meningkatkan utilitasi memori.

Kelemahan pemartisian dinamis adalah :

a. Dapat terjadi lubang-lubang kecil memori di antara partisi-partisi yang dipakai.

b. Merumitkan alokasi dan dealokasi memori.

5. Pencatatan pemakain memori

Memori yang tersedia harus dikelola, dilakukan dengan pencatatan pemakaian

memori. Terdapat dua cara utama pencatatan pemakaian memori, yaitu :

1. Pencatatan memakai peta bit.

Memori dibagi menjadi unit-unit alokasi,berkorespondensi dengan tiap unit

alokasi adalah satu bit pada bit map.

* Nilai 0 pada peta bit berarti unit itu masih bebas.

* Nilai 1 berarti unit digunakan.

Masalah pada peta bit adalah penetapan mengenai ukuran unit alokasi

memori, yaitu :

* Unit lokasi memori berukuran kecil berarti membesarkan ukuran peta bit.

* Unit alokasi memori n berukuran besar berarti peta bit kecil tapi memori

banyak disiakan pada unit terakhir jika ukuran proses bukan kelipatan unit

alokasi.

Keunggulan :

* Dealokasi dapat dilakukan secara mudah, hanya tinggal menset bit yang

berkorespondensi dengan unit yang telah tidak digunakan dengan 0.

Kelemahan :

* Harus dilakukan penghitungan blok lubang memori saat unit memori bebas.

* Memerlukan ukutan bit map besar untuk memori yang besar.

2. Pencatatan memakai senarai berkait.

Sistem operasi mengelola senarai berkait (linked list) untuk segmen-segmen memori yang telah dialokasikan dan bebas. Segmen memori menyatakan memori untuk proses atau memori yang bebas (lubang). Senarai segmen diurutkan sesuai alamat blok.

Keunggulan :

* Tidak harus dilakukan perhitungan blok lubang memori karena sudah

tercatat di node.

* Memori yang diperlukan relatif lebih kecil.

Kelemahan :

* Dealokasi sulit dilakukan karena terjadi berbagai operasi penggabungan

node-nude di senarai.

6. Penggunaan memori

§ Pencocokan ukuran informasi ke penggalan memori kerja di sebut sebagai fit

§ Bagian dari memori kerja yang tidak terpakai dan letaknya tersebar di banyak wilayah memori kerja disebut sebagai fragmen.

§ Peristiwa terjadinya fragmen disebut fragmentasi.

7. Pencocokan(fit) dan fragmentasi

Beberapa jenis strategi pencocokan antara lain :

1. Cocok pertama / First fit algorithm

Pencocokan terjadi menurut antrian informasi, informasi yang terdepan dicocokkan terlebih dahulu dan menurut urutan penggalan, penggalan yang terdepan dicocokkan terlebih dahulu. Contoh : Antrian informasi setiap ukuran.

2. Cocok pertama berdaur / Cyclical first fit

Pencocokan tidak harus dimulai dari urutan penggalan memori pertama.Contoh : informasi 2K telah menempati penggalan 4 K, pencocokan cocok pertama berdaur bagi informasi 1K tidak lagi mencoba penggalan 4K tetapi 3K dan karena penggalan memori ini dapat menampung informasi tersebut, maka pada cocok pertama berdaur informasi 1K menempati memori 3K.

3. Cocok terbaik / best fit

Mencari penggalan memori yang dapat menampung informasi yang paling pas / tidak ada memori di penggalan yang tersisa / sisanya yang paling kecil.Contohnya informasi pertama 2K mencari penggalan informasi yang terpas yaitu pada penggalan memori 2K juga / tidak ada sisa.

4. Cocok terburuk / worst fit

Kebalikan dari cocok terbaik yaitu akan menempati penggalan yang ukurannya terbesar sehingga banyak ruang memori pada penggalan itu yang tidak terpakai.Contohnya informasi 2K akan menempati penggalan berukuran 6K sisa yang tidak terpakai = 4K.

8. Fragmentasi

Fragmentasi yaitu penyiaan/pemborosan memori akan terjadi pada setiap organisasi penyimpanan.

Fragmentasi pada pemartisian tetap terjadi adalah :

a. Fragmentasi internal.

Proses tidak mengisi penuh partisi yang telah ditetapkan untuk proses.

b. Fragmentasi ekstenal.

Partisi dapat tidak digunakan karena ukuran partisi lebih kecil dibanding ukuran proses yang menunggu di antrian, sehingga tidak digunakan.

Untuk sistem-sistem tanpa swapping (pemindahan lokasi proses), maka fragmentasi-fragmentasi tidak dapat dikurangi. Pada sistem-sistem dengan swapping, sistem lebih intelijen karena dapat melakukan beberapa altenatif mengatasi fragmentasi eksternal.

9. Sistem Buddy

Sistem buddy adalah algoritma pengelolaan memori yang memanfaatkan kelebihan penggunaan bilangan biner dalam pegalamatan memori. Karakteristik bilangan biner digunakan untuk mempercepat penggabungan lubang-lubang berdekatan ketika proses terakhir atau dikeluarkan.Manajer memori mengelola senarai blok-blok bebas berukuran 1, 2, 4, 8, 16 byte dan seterusnya sampai kapasita memori. Pada komputer dengan 1 Mbyte memori maka dapat terdapat 21 senarai yaitu dari 1 byte sampai 1 Mbyte.

Keunggulan :

· Sistem buddy mempunyai keunggulan dibanding algoritma-algoritma yang mengurutkan blok-blok berdasarkan ukuran. Ketika blok berukuran 2k dibebaskan, maka manajer memori hanya mencari pada senarai lubang 2k untuk memeriksa apakah dapat dilakukan penggabungan. Pada algoritma-algoritma lain yang memungkinkan blok-blok memori dipecah dalam sembarang ukuran, seluruh senarai harus dicari.

· Dealokasi pada sistem buddy dapat dilakukan dengan cepat.

Kelemahan :

· Utilisasi memori pada sistem buddy sangat tidak efisien.Masalah ini muncul dari dari kenyataan bahwa semua permintaan dibulatkan ke 2k terdekat yang dapat memuat. Proses berukuran 35 kb harus dialokasikandi 64 kb, terdapat 29 kb yang disiakan. Overhead ini disebut fragmentasi internal karena memori yang disiakan adalah internal terhadap segmen-segmenyang dialokasikan.

10. Alokasi ruang swap pada disk

Strategi dan algoritma yang dibahas adalah untuk mencatat memori utama. Ketika proses akan dimasukkan ke memori utama (swap-in), sistem dapat menemukan ruang untuk proses-proses itu.

Terdapat dua strategi utama penempatan proses yang dikeluarkan dari memori utama (swap-out) ke disk, yaitu :

· Ruang disk tempat swap dialokasikan begitu diperlukan.

Ketika proses harus dikeluarkan dari memori utama, ruang disk segera dialokasikan sesuai ukuran proses. Untuk itu diperlukan algoritma untuk mengelola ruang disk seperti untuk mengelola memori utama. Ketika proses dimasukkan kembali ke memori utama segera ruang disk untuk swap didealokasikan.

· Ruang disk tempat swap dialokasikan lebih dulu.

Saat proses diciptakan, ruang swap pada disk dialokasikan. Ketika proses harus dikeluarkan dari memori utama, proses selalu ditempatkan ke ruang yang telah dialokasikan, bukan ke tempat-tempat berbeda setiap kali terjadi swap-out. Ketika proses berakhir, ruang swap pada disk didealokasikan.

Memory Management
merupakan salah satu hal yang paling penting dalam sebuah sistem operasi pada sebuah computer.

Manajemen memori sangat mempengarui kinerja computer.Dalam manajemen memori ada istilah yang disebut alamat yakni array besar dari word atau byte. CPU mengambil instruksi dari memory berdasarkan nilai dari program counter.Dalam Manajemen memory ada beberapa istilah antara lain : address binding, dynamic loading, dynamic linking dan overlay.

TUGAS DAN FUNGSI MANAJEMEN MEMORY
Manajemen memori melakukan tugas penting dan kompleks berkaitan dengan:
• Sumberdaya yang harus dipakai bersama di antara sejumlah proses yang aktif.
• Upaya agar pemrogram dan proses tidak dibatasi kapasitas memori fisik di sistem computer
Manajemen memori mempunyai fungsi sebagai berikut:

• mengelola informasi memori yang dipakai dan tidak dipakai
• mengalokasikan memori ke proses yang memerlukan
• mendealokasikan memori dari proses telah selesai
• mengelola swapping antar memori utama dan disk

Swapping : adalah pemindahan proses dari memori utama ke disk dan sebaliknya

By

Pengalaman Pembelajaran iLearning

image

iDU merupakan suatu web iLearning yang dikembangkan oleh Perguruan Tinggi Raharja dan digunakan sebagai media pembelajaran terbaru pada sistem pembelajaran ilearning. sebagai suatu media pendukung sistem pembelajaran terbaru iDU, merupakan suatu media pendukung yang sangat baik. Karena konten-konten yang terdapat pada iDU sangat membantu mahasiswa dalam proses belajar-mengajar.

Metode pembelajaran i-Learning (ipad learning) merupakan sebuah konsep baru yang dibuat secara dinamis dan continu kedalam dunia Pendidikan Teknologi dan Informasi di kampus kami melalui iPad sebagai media interaksi antara Mahasiswa dan Dosen.

i-Learning merupakan model pembelajaran yang juga dikenal dengan berbagai istilah seperti pembelajaran elektronik (pembelajaran online melalui internet, intranet, satelite, tape audio/video, TV interaktif, CD ROM interaktif) untuk menyampaikan bahan ajar.

Metode i-Learning yang disatukan kedalam konsep pembelajaran e-learning disebut iDu. iDu menjadikan perangkat iPad sebagai prioritas utama untuk proses belajar dan mengajar serta Web sebagai tempat untuk mengatur, mengolah, dan mencari informasi.

Didalam iDU terdapat beberapa konten, diantaranya sebagai berikut :

1. News

News merupakan salah satu konten yang terdapat pada iDU yang digunakan untuk pemberitahuan, baik dari dosen ataupun mahasiswa perihal informasi-informasi yang penting. seperti tugas-tugas kuliah atau informasi ivent-ivent lainnya seputar kampus Perguruan Tinggi Raharja yang dapat dilihat pada news.

2. Lessons

Lessons merupakan salah satu konten yang terdapat pada iDU, yang berisi materi atau tugas-tugas perkuliahan dari pertemuan 1 sampai pertemuan 14.

3. Calendar

Calendar merupakan salah satu konten yang terdapat pada iDU yang berisi Agenda Perkuliahan pada semester ini, dimana pada calendar kita dapat melihat deadline pengumpulan tugas-tugas yang diberikan dosen, acara perkuliahan, libur perkuliahan, dan lain sebagainya.

4. Assignments

Assignments merupakan salah satu konten yang terdapat pada iDU, yang berisi Tabel penilaian mahasiswa terhadap tugas-tugas yang diberikan. Pada Assignments ini mahasiswa dapat mengetahui apa saja tugas-tugas yang diberikan, dan mana sajakah tugas-tugas yang sudah dikerjakan dan belum dikerjakan, serta dapat mengetahui perolehan presentase penilaian yang telah dimiliki mahasiswa tersebut.

5. Teachers

Teachers merupakan konten yang terdapat pada iDU, yang berisi nama-nama dosen yang mengajar pada mata kuliah tertentu. Dan biasanya pada setiap dosen terdapat seorang Assistant dosen.

6. Students

Students merupakan salah satu konten yang terdapat pada iDU, yang berisi nama-nama mahasiswa suatu kelas pada mata kuliah tertentu. Pada iDU dapat diketahui teman-teman yang sedang Online atau Offline.

7. Attendence

Attendence merupakan suatu konten yang terdapat pada iDU, yang berisi tabel kehadiran seorang mahasiswa. Dari attendence mahasiswa dapat mengetahui apakah mahasiswa tersebut selalu tepat waktu hadir pada mata kuliah tersebut atau tidak, sudah berapa kali tidak hadir pada mata kuliah tersebut, dan berapa persen kehadirannya.

8. Forum

Forum merupakan salah satu konten media yang terdapat pada iDU, yang digunakan sebagai media diskusi antara dosen dengan mahasiswa, atau antara mahasiswa dengan mahasiswa lainya pada proses belajar-mengajar .Tujuan diadakannya Forum adalah agar proses perkuliahan dapat lebih aktif, dan kreatif. Sehingga proses perkuliahan tidak berkesan berisik, dan dapat lebih kondusif dalam belajar.

9. Chat

Chat merupakan salah satu konten yang terdapat pada iDU, yang berisikan media berbincang-bincang atau mengobrol. Tujuan dari Chat adalah sebagai media hiburan, agar tidak menimbulkan kejenuhan mahasiswa pada proses perkuliahan berlangsung.

10. Wiki

Wiki merupakan sebuah media pada iDU, yang digunakan sebagai tempat untuk memposting informasi-informasi penting, dan tuluisan yang bermanfaat dalam bentuk artikel-artikel. Sebagai pengetahuan tambahan yang dibagikan kepada orang lain.

Dari penjelasan-penjelasan yang telah dipaparkan diatas, dapat disimpulkan bahwa, iDU merupakan suatu media pendukung baru yang sangat berperan penting pada proses pembelajaran iLearning yang diterapkan oleh Perguruan Tinggi Raharja. Dengan adanya iDU proses perkuliahan dapat dirasakan lebih mudah dan menyenangkan, karena proses perkuliahan tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Serta dengan adanya iDU ini tercipta suatu sistem pembelajaran iLearning terbaru yaitu secara Online. Dengan menggunakan sistem pembelajaran secara Online ini, dapat meningkatkan kualitas dan mutu sistem pembelajaran iLearning yang diterapkan pada Perguruan Tinggi Raharja.

Untuk Pelaksanaan iDU pada semester 1 yang pertama kali dijalankan, menurut saya cukup berjalan lancar dengan hasil yang dirasakan oleh mahasiswa dan dosen cukup memuaskan, dengan konten-konten pada iDU yang sudah cukup lenkap untuk proses perkulihan. Namun sesuatu hal tidak ada yang sempurna begitupun media pembelajaran ini, maka dari pada itu diharapkan untuk semester selanjutnya media pembelajaran ini akan tetap dijalankan, dan dengan memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada sehingga media pembelajaran ini menjadi lebih baik lagi kedepanya.

iDU merupakan suatu web iLearning yang dikembangkan oleh Perguruan Tinggi Raharja dan digunakan sebagai media pembelajaran terbaru pada sistem pembelajaran ilearning. sebagai suatu media pendukung sistem pembelajaran terbaru iDU, merupakan suatu media pendukung yang sangat baik. Karena konten-konten yang terdapat pada iDU sangat membantu mahasiswa dalam proses belajar-mengajar.